Jepara Furniture Cocok di Semua Dekorasi Rumah

Jepara furniture sudah tidak diragukan lagi kualitasnya baik di dalam maupun di luar negeri. Selain menggunakan material terbaik dan bermutu tinggi seperti kayu jati, Jepara furniture juga memiliki desain yang unik. Dengan ukiran yang indah, mebel Jepara tidak hanya menjadi furnitur yang memiliki nilai guna, tetapi juga memiliki nilai seni yang tinggi. Meskipun begitu, pembuatan mebel Jepara tetap berinovasi menghadirkan desain terbaru agar tidak ketinggalan zaman. Bagi kamu yang tertarik dengan produk-produk dari mebel Jepara, yuk simak terlebih dahulu apa saja sih kelebihan mebel Jepara dibanding furnitur yang lain. Kamu pasti jadi lebih mantap memilih mebel Jepara.

  1. Cocok disemua dekorasi
    Ruang tamumu bergaya minimalis? Klasik? Neo-Klasik? Tidak perlu khawatir, karena mebel Jepara cocok dengan semua gaya dekorasi. Meski ruang tamu bergaya modern sekalipun, mebel Jepara tetap cocok sebagai sentuhan tradisional. Kamu dapat menyesuaikan saja warna mebel Jepara dan corak kain pada kursi dengan unsur-unsur lainnya dalam ruangan. Perhatikan juga ukuran mebel, jangan sampai membuat ruangan semakin sempit dengan menghalangi space untuk lewat. Jika kamu ingin memilih mebel Jepara dengan ukiran rumit, pilih salah satu perabot saja. Ukiran yang terlalu banyak akan membuat dekorasi ruangan terlihat berlebihan dan membosankan.
  2. Berbahan terbaik
    Umumnya mebel Jepara menggunakan material kayu jati berkualitas baik, sehingga daya tahannya menjadikan mebel Jepara lebih unggul daripada furnitur lainnya. Mebel Jepara furniture berbahan kayu jati asli jadi bisa bertahan dengan baik hingga 20 tahun. Selain itu, kayu jati pada mebel Jepara furniture dikenal sebagai kayu jati terbaik yang ada di Indonesia. Tekstur kayunya lebih halus dengan serat yang tajam, serta warna yang lebih seragam. Selain itu mebel Jepara juga nyaman digunakan karena kokoh dan proporsional. Meski harga dari mebel Jepara relatif lebih tinggi, tapi kamu mendapat kualitas yang sepadan dan berkelas.
  3. Ukiran yang unik
    Seperti yang telah kami sebutkan sebelumnya, mebel Jepara biasanya menggunakan kayu jati sebagai material dasarnya. Tidak banyak pengrajin mebel ukir yang mampu membuat ukiran yang halus dan serumit seperti pada mebel Jepara furniture. Di samping itu, ukiran pada mebel Jepara memiliki ciri khas dan keunikan pada tiap-tiap produknya. Hal ini terjadi karena mebel Jepara umumnya hand made atau dikerjakan langsung oleh pengrajin yang berpengalaman.

Resor Lombok yang Unik, Tertutup Kayu Jati yang Terbakar

Studio arsitektur Indonesia Atelier Riri telah menyelesaikan pembangunan beberapa kamar di salah satu resor di pulau Lombok di sebelah barat Nusa Tenggara.

Dezeen pernah mengutip bahwa eksterior bangunan di tepi kolam ditutupi dengan jati hangus. Resor ini disebut Kiyakabin. Lokasinya berada di pantai barat Lombok, tempat Anda dapat melihat pemandangan laut Bali yang indah.

Bayangkan, ada banyak kamar di Kiyakabin, hanya ada tiga kamar tidur dan restoran dengan dapur dan ruang penyimpanan.

Penataan posisi unit kamar sengaja tidak teratur. Tujuannya adalah untuk memberikan para pengunjung gagasan tentang keunikan karakteristik rumah, yang dibangun dalam aksi suku Sasak sebagai penduduk asli daerah tersebut.

Menurut Atelier Riri, desain Kiyakabin dirancang untuk menggambarkan budaya Sasak. Konstruksinya bekerja dalam kolaborasi dengan pengrajin lokal. Desain dipahami sebagai kombinasi gaya hidup lokal dan konsep bangunan modern, tetapi efisien dari sudut pandang yang energik.

Bahan bangunan juga menggunakan bahan dari lingkungan untuk menciptakan kepercayaan pada produk lokal. Kiyakabin Resort di Lombok. Dari sudut pandang teknis bangunan, prosedur menggunakan konstruksi bingkai kayu yang disesuaikan dengan teknik konstruksi rumah lokal.

Untuk mendapatkan sentuhan modern, metode geometris sederhana diterapkan pada bangunan, sehingga berbeda dari bangunan tradisional di daerah tersebut.

Setiap kamar memiliki pemandangan unik. Satu kamar menghadap ke pantai dan satu kamar menghadap ke kolam renang, sedangkan kamar lain dibangun seperti rumah panggung untuk memberikan pemandangan dari ruangan yang lebih tinggi.

Sementara itu, bangunan lain, yang berfungsi sebagai ruang makan, terbuka di kedua sisi sehingga para tamu dapat melihat langsung ke kolam di tengah resor. The Kiyakabin Resort di Lombok, garis kolam renang, terlihat tidak teratur dan melengkung di tepi setiap kamar. Namun, antara garis kolam renang dan kamar tidur ada akses ke ruang makan, yang bisa dibagi.

Semua lapisan kayu jati di luar setiap kamar berasal dari hutan di sekitarnya. Meja kayu dibakar untuk melindungi bangunan dari iklim tropis, yang sangat terasa karena lokasi pantainya. Namun, di beberapa bagian dinding luar, yang dilindungi oleh atap, dan di semua bagian ruangan, bahan jati sengaja dibiarkan terbuka. Ini untuk menciptakan kesan kontras dari dua warna kayu, bahkan jika mereka terbuat dari bahan yang sama.