Comvalius, Mesin Gol Harapan Persipura Jayapura

Striker Sylvano Comvalius menjadi pemimpin di garis depan Jayapura Persipura. Pelatih asal Belanda itu mengatakan bahwa dia siap menunjukkan pertandingan terbaik untuk membawa tim ke Liga 1 2020 meskipun draft jadwal Liga 1 belum rilis. Persipura menjadi klub ketiga untuk Comvalius selama karirnya di Indonesia. Dia melakukan debutnya dengan Bali United dan langsung menjadi top skorer di Liga 1 musim 2017. Dari Bali United, striker Belanda berusia 32 tahun itu menguji kompetisi Thailand dan Malaysia. Hanya Comvalius yang tidak bertahan lama di dua kompetisi, jadi dia kembali ke Indonesia untuk memperkuat Arema FC pada 2019. Namun ketajamannya jatuh di Arema FC. Berbeda dengan penampilannya saat bermain di Bali United, yang nyaris mencetak gol di setiap pertandingan.

Comvalius hanya mampu mencetak lima gol musim lalu. Dia mencetak gol yang sama dengan striker lokal Rifaldi Bawuo yang bermain lebih sedikit menit dibandingkan dengan Comvalius. Musim ini Arema FC telah meminjamkan pemainnya ke Roma. Di klub baru, pemain berdarah Suriname itu lagi-lagi optimis dan menunjukkan ketajamannya. Dia juga akan membawa Roma kembali ke papan atas kompetisi. “Saya sangat senang menjadi bagian dari tim Persipura. Saya ingin tampil optimal di kompetisi Liga 1 tahun ini,” kata Comvalius, yang menjalani kamp pelatihan untuk Persipura di Batu, Malang.

“Sebagai perbatasan, saya selalu mencari peluang terbaik untuk tim melalui peluang yang diciptakan. Jadi strategi ini dikerjakan oleh pelatih Jacksen F. Tiago, saya ingin melakukannya dengan baik,” katanya. Dia hanya mengakui bahwa memprediksi pertandingan dan pertandingan sepakbola tidaklah mudah. Meski ia berharap bisa mencetak banyak gol, tetapi ia harus berhadapan dengan lawan yang memiliki pertahanan kuat. “Tentu saja kita tahu bahwa kadang-kadang kita tidak dapat memprediksi apa yang terjadi dalam sepakbola. Saya tidak ingin memimpin, tetapi akan memberikan hasil terbaik dari kualitas permainan di posisi saya. Dan saya akan menunjukkan itu,” tegasnya.

Comvalius dipinjamkan ke Roma bersama Arthur Cunha dari Arema FC. Dia diharapkan menjadi mesin target tim Black Pearl musim ini. Kehadiran pemain kelahiran Amsterdam ini berkontribusi pada wabah di lini depan Persipura bersama dengan Boaz Solossa dan striker muda Marinus Wanewar. Dengan Comvalius, Jacksen dapat mengembangkan variasi di garis depan. Misalnya, Boaz dapat dimainkan di belakang duo Comvalius dan Marinus. Tapi pelatih asal Brasil ini bisa memainkan trisula ke depan.

eddye

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *